5 Komik Detektif Populer dengan Ke-Unikan Karakternya Masing-Masing
Akiba-kei dan Akiba-chan merupakan pecinta misteri? Pernah pas kecil bercita-cita jadi detektif?
Atau cuma suka baca dan nonton komik/anime genre detektif? Suka baca komik detektif apa?
Di artikel ini akan dibahas tentang 5 komik detektif dari Jepang yang
populer di Indonesia dan keunikan dari masing-masing karakter baik
detektif maupun karakter tokoh utamanya. Meskipun keliatannya komik
detektif itu ceritanya ngebosenin karena penuh dengan misteri dan
intrik, tapi mangaka atau penulis komik itu sendiri pastinya memiliki
sisipan-sisipan cerita kocak, sedih, roman, atau menanamkan watak unik
pada tiap karakternya agar pembaca nggak bosan dan penasaran bahkan
nge-fans dan tergila-gila sama tokoh-tokoh di komik itu.. Hmm.. kira-kira apa aja ya?
1. Detektif Conan / Meitantei Conan
Detective Conan
Akiba-kei dan Akiba-chan yang emang suka sama cerita misteri atau
baca komik detektif pastinya sudah kenal dong dengan detektif yang satu
ini. Detektif terkenal sejagat antero ini sudah ada sejak 20 tahun lalu,
yup tepatnya sejak tahun 1994. Dari komiknya juga dibuat animenya,
bahkan karena Detektif Conan ini mendapat banyak fans, akhirnya sudah
dibuat juga versi movie atau live actionnya. Lengkap deh..
Komik detektif karya Aoyama Gosho ini dikenal sebagai komik yang nggak tamat-tamat dan tokoh utamanya Conan Edogawa yang nggak gede-gede. Berlatarkan seorang Detektif SMU yang punya otak cerdas,
dia sering membantu menyelesaikan banyak kasus yang ditangani polisi.
Suatu hari, ia menyaksikan sebuah transaksi gelap oleh kawanan jubah
hitam dan dia terkena serangan (dipukul kepalanya) kemudian diminumkan
sebuah obat, yang membuat tubuhnya mengecil kembali seperti anak SD. Akhirnya, dengan badan anak SD dan otak cerdas detektif SMU, maka ia tetap membantu memecahkan kasus-kasus sulit yang ditangani oleh polisi melalui kelompok detektif cilik bersama teman-teman SD nya maupun melalui cara membius detektif Kogoro tidur.
Yang menarik selain dari kasus misteri dari detektif Conan ini adalah kisah romance antara Shinichi dan Ran yang tidak mengetahui bahwa Conan adalah Shinichi yang tubuhnya mengecil, keseruan mengikuti kisah Conan berjuang bersama para agen FBI dan CIA dalam menangkap anggota jubah hitam, serta menunggu bagaimana cara agar Conan bisa kembali ke tubuh asalnya. Dan yang terakhir, menunggu tamat nya cerita akhir detektif Conan yang belum tamat ceritanya selama 20 tahun ini.
Detective Conan versi Live ActionKogoronya Mirip ya.. hehe
2. Detektif Kindaichi
Detective Kindaichi
Komik detektif yang ada sejak lama, yaitu sekitar tahun 1984 ini juga
digemari oleh penggemar cerita misteri. Sama seperti detektif Conan
yang dibuat dalam seri komik, anime, lengkap sampai live action atau
movienya. Bahkan movienya juga dibuat dalam berbagai versi dan aktor
tokoh utama yang berbeda.
Komik detektif karya Yozaburo Kanari ini mengisahkan mengenai detektif SMU yang bernama Kindaichi Hajime menyelesaikan kasus-kasus dengan IQ 180
nya. Bedanya dengan detektif Conan adalah tubuh Kindaichi tidak
mengecil menjadi anak SD. Dilihat dari segi perwatakan, beda jauh dengan
image detektif yang pintar karena rajin membaca banyak buku atau
melakukan percobaan-percobaan lab, Kindaichi memiliki sifat pemalas, tidak sopan, dan mata keranjang! Kindaichi Hajime sang tokoh utama dari komik detektif ini merupakan detektif hebat yang merupakan bawaan dari kakeknya yang merupakan detektif terkenal.
Seperti halnya Shinichi dan Ran, disamping detektif terkenal pasti ada sosok seorang wanita. eciyeh.. Kindaichi ditemani oleh seorang teman sekelas wanitanya, bisa dikatakan juga teman sejak kecilnya, Miyuki Nanase. Maka kisah romance
antara Kindaichi dan Miyuki juga sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh para
pembaca. Karena sifat Hajime yang mata keranjang, maka tak sedikit pula
ada sisipan-sisipan humor pada cerita ini. Komik detektif ini tamat pada tahun 2000.
versi jadulVersi baru
3. DDS
DDS
Singkatan dari Dan Detective School. Tergolong komik detektif baru
karena mulai diterbitkan mulai tahun 2000-an. Sama halnya seperti
detektif Conan dan detektif Kindaichi, karena DDS juga cukup populer,
dari komiknya telah dibuat anime dan live action atau doramanya. Komik
detektif karya Seimaru Amagi ini memiliki Ilustrator yang sama dengan
detektif Kindaichi yaitu Fumiya Sato, maka tak diherankan apabila ada
kemiripan style gambar dari tokoh-tokoh didalamnya.
DDS mengisahkan tentang sekumpulan pemuda yang terpilih dari ujian masuk sekolah detektif
yang terkenal di Jepang, yaitu DDS. Berbeda dengan cerita-cerita
detektif yang umumnya dijumpai berlatar belakang seorang detektif hebat
dalam memecahkan kasus, DDS lebih menceritakan tentang murid-murid di
kelas Q atau kelas Qualified, dimana murid kelas Q merupakan kumpulan
dari 5 anak dengan kemampuan berbeda yang saling melengkapi. Dalam menyelesaikan kasus, ada Megumi yang memiliki kemampuan bawaan sejak lahir yaitu ingatan fotografis, Kazuma yang jago IT, Kinta yang jago beladiri dan memiliki kekuatan fisik yang kuat serta bisa diandalkan kapan saja untuk melindungi teman-temannya, serta Kyu dan Ryu yang pandai dalam menganalisa kasus.
Kisah-kisah misteri yang harus dipecahkan dalam DDS tidak hanya kasus nyata,
terkadang juga merupakan soal kasus dari sekolah itu sendiri, atau soal
untuk uji kemampuan dengan kelas lain dalam sekolah tersebut. Tim DDS
juga harus bertarung melawan anggota organisasi yang bertugas membuat rencana pembunuhan bagi orang yang ingin membunuh seseorang yang tidak disukainya yang bernama anggota Meiyosei.
DDS live actionmirip gak?
4. Q.E.D
QED
Merupakan singkatan dari Quot Erat Demonstrandum atau dari bahasa
Latin yang artinya inilah yang harus dipertunjukannya. Q.E.D digunakan
saat ada permasalahan matematis atau filosofis yang telah terbukti,
Q.E.D akan menjadi pernyataan terakhir dari permasalahan tersebut.
Meskipun komik detektif ini cukup populer, Q.E.D hanya memiliki versi
komik dan live actionnya. Sangat disayangkan karena belum dibuat dalam
versi anime.
Q.E.D merupakan komik karya Motohiro Katou yang diterbitkan sejak tahun 1997. Berlatarkan tentang seorang pemuda genius lulusan MIT, yang akhirnya pindah ke sekolah SMA biasa di Jepang. So Toma merupakan pemuda dari jurusan matematika yang lulus kuliah di sebuah universitas terkenal di Amerika pada umur 15 tahun. Toma seringkali membantu pemecahan kasus dari polisi maupun permintaan dari teman-teman universitasnya.
Ditemani oleh Mizuhara teman sekelasnya, Toma sering menyelesaikan kasusnya di luar negeri. Sehingga kasus yang ada bertemakan lebih luas
tidak hanya mengenai pencurian atau pembunuhan, terkadang juga mengenai
kebijakan politik atau ekonomi suatu negara. Berbeda dengan detektif
Conan yang apabila mengetahui siapa pelaku dari suatu kasus dan pelaku
itu akan bunuh diri apabila dirinya ketahuan sebagai pelaku maka Conan
akan mencegahnya, Toma tidak demikian. Sikap So Toma lebih diceritakan cool,
dan tidak peduli apabila pelaku sudah dibongkar kejahatannya akan
bertindak bunuh diri, maka yang dilakukan Toma hanyalah menerimanya apa
adanya. Kasus-kasus yang ada didalamnya lebih bertemakan matematika sehingga banyak rumus-rumus pelajaran baik yang sudah didapat di sekolah maupun yang sangat rumit. Wow!
QED versi live actionToma galau??!?!
5. The Great Detective Kiyoshiro Yumemizu
kiyoshiro yumemizu
Berbeda dengan 4 komik detektif yang telah disebutkan diatas, The
Great Detective Kiyoshiro Yumemizu atau disingkat Kiyoshiro Yumemizu ini
hanya tersedia dalam bentuk komik. Komik ini sudah diterbitkan sejak
tahun 1994 namun tankobonnya terjemahan Indonesianya baru beredar pada
tahun 2007. Komik ini merupakan karya dari Kaoru Hayamine.
Menceritakan seorang dosen ilmu logika di suatu
universitas yang menamai dirinya sebagai detektif hebat, Kiyoshiro
Yumemizu. Detektif ini diceritakan memiliki watak sering lupa, tidak mengerti logika umum, dan senang makan. Setelah menyelesaikan kasus, ia sering lupa siapa orang yang ia temui dan kasus apa. Tapi di luar itu ia memiliki pemahaman yang baik dalam memahami kasus dan perasaan manusia.
Bahan dasar dari cerita detektif ini merupakan kisah sehari-hari seorang detektif terkenal dengan tiga anak perempuan kembar tetangganya. Dibalut dengan komedi dan percakapan-percakapan yang kocak, serta batasan misteri yang luas,
komik ini tidak membosankan untuk ditingkat komik detektif yang
membuhkan pemikiran serius. Yang menjadi kesan berbeda pada komik
detektif ini adalah Kiyoshiro sering kali menunda pemecahan kasus meski ia sudah mengetahui pelakunya, atau tidak menyerahkan pelakunya pada polisi demi semua orang tetap bahagia. Ia juga diceritakan mencegah kasus bunuh diri sang pelaku dan menghilangkan adanya perang. Seorang tipe detektif yang ramah dan memikirkan masa depan dunia.
No comments:
Post a Comment